GLOBAL CRISIS WHO’S CARE ??
February 22, 2009
Bukankah francis fukuyama bilang ini adalah akhir dari suatu zaman…
setelah sesosok tuhan tidak lebih berharga dari beberapa lembar kertas…
setelah kita mulai terbiasa dengan kemacetan dan kebisingan dan mulai terasing dalam kesepian…
setelah tangisan anak-anak palestine tidak lebih menyayat daripada kisah termehek-mehek di trans tv…
setelah kemapanan menjadi jawaban terhadap semua persoalan yang ada di seluruh permukaan bumi ini…
setelah kelamin hanya buat buang air kecil dan penghias buku-buku marketing ala marketing in venus
setelah tidak ada lagi hal-hal yang ditutup-tutupi dan semuanya menjadi jelas…
Setelah kita mulai terbiasa dengan semua itu…ketakutan harusnya bukan bagian dari manusia…
Tolong sebutkan alasan kenapa kita harus takut pada krisis global…
Apakah karena nilai tukar rupiah dipermainkan seenaknya sendiri seperti sundal…
Apakah karena kita tidak punya ekonom sekaliber george soros yang cuman bisa ngeluarin kata-kata gombal…
Apakah karena kita keenakan dengan berbagai macam ritual sakral kayak pemilu, pilkada, pilgub yang biayanya bisa untuk membeli jutaan rudal….
Apakah karena kita takut hillary clinton tidak pernah lagi berkunjung kesini biar disebut loyal…
Apakah karena kita takut tidak bisa lagi menebak masa depan seperti game tribal…
Hey… common.. bahkan amerika serikat dipimpin oleh presiden yang berkulit hitam itu…
yang konon katanya pernah jadi anak menteng dan pernah bermain gundu…
Apakah selamanya kita menjadi bangsa yang bermental kuli dan serdadu…
Dengan segerombol orang yang menyebut dirinya pemimpin tapi bermental babu…
kewajiban dan hak kita sebagai warga negara sama yaitu mencontreng dan ikut pemilu…
seakan otak telah tergenangi oleh ribuan petasan dan air accu…
Ha..haha… haa… kita jadi bagian sejarah yang menjijikkan itu… >.<
Masa depan telah mati hari ini dan detik ini…
Seperti tenggelamnya siti fadilah supardi oleh kedigdayaan dukun cilik ponari…
Seperti kisah leonardo da vinci versus gereja katolik romawi…
Seperti islam begitu dicaci dan dibenci dibanyak belahan bumi…
Ketika buaian janji menjadi lebih penting dari reality
Ketika korupsi dan kolusi menjadi bagian kehidupan sehari-hari
Ketika globalisasi menjadi menu utama setiap sarapan pagi
Ketika mandiri dan percaya diri terhapus dengan berbagai macam regulasi dan omongan basi..
My Valentine in LoPE…loPE…LoPE
February 15, 2009
“Kasih sayang tak harus dirayakan pada tanggal 14 Februari. Tiap hari juga kita harus sayang sama siapapun…tapi kita perlu moment yang mengingatkan kita betapa kadang kita melupakan untuk mencintai semua orang”
Sejarah dunia mencatat hal-hal kekerasan justru terjadi pada Hari Kasih Sayang. Tahun 1929, misalnya, gangster kenamaan Al Capone merayakannya dengan membunuhi para kompetitornya dalam perang antar gang di Chicago, kota asal Presiden Obama. Peristiwa itu terkenal dengan “Valentine Day’s Massacre”(Pembantai di Hari Kasih Sayang).
Hari Kasih Sayang atau Valentine Day, merupakan hari “setengah hati” untuk dirayakan di Indonesia. Sebelum akhir 1970an, perayaan itu tak populer di negeri ini. Baru pada awal 1980an, berbagai terpaan media mulai membahas dan memperkenalkannya di Indonesia. Bagi sebagian kelompok orang dengan alasan keagamaan, merayakannya sebagai sebuah tradisi. Tetapi sebagian kalangan menentang karena ada motif paganisme.
Gwa sempat membaca spanduk disalah satu masjid di jakarta “say no to valentine..say yes to palestine”. Sebuah pemahaman yang membuat otak gwa berhenti berdenyut dan berhenti pada ruang pemaknaan yang kabur… hati kecil gwa menjerit enakan kali kalo “happy valentine to all palestine people… we love you..” atau “mari rayakan valentine…lupakan perang”…
Merayakan Valentine bersama beberapa old Camerade di Jakarta
Diiringi musik khas yang udah sekitar 1 tahunan gag pernah gwa denger like “ermy kulit”..”vina panduwinata”..”the rollies”… we are not rock star… beib want hear some stupid about “us”.. we says…”we are stupid family”… mengerjakan beberapa aktivitas yang menurut banyak orang gila… tapi kita menikmati kegilaan itu…”Dan terbenamnya matahari itu indah dan indah juga seluruh malam yang mengikutinya demikianlah adanya.
Maka, terjadilah demikian, seperti adanya….”
Gag pernah kebayang aja seumur idup valentinenan bareng mamok…akang…ebol plus adikna… nuh plus binina.. beib. talk about gandul…nelponin awang… ojieg..hasan.. we love you all.. ngobatin kekangenan dengan melihat senyum optimis dari masing-masing kawan yang bisa menggambarkan dunia seperti yang mereka inginkan… masih menebar mimpi tentang dunia yang lebih baik…. masih punya harapan tentang bagaimana menggapainya…. masih punya pikiran untuk mengerjakan hal-hal gila seperti dulu… masih punya spirit yang tak akan pudar dimakan usia… masih seperti dulu… cuma ruang dan waktu aja seolah-olah berputar terlalu cepat….
Gag ada bunga..coklat…romantic situation…candle light dinner… yang ada cuma love gaze eye … hanker… obrolan gag jelas…. spirit gag jelas… ketawa-ketiwi gag jelas.. but it’s my favourite valentine… i called “ngeliat senyum mamok menambah umur 1 hari”…
beib i love u…thx da nemenin untuk sekedar beromantisme
my friend i love u all… valentine membuat gwa sadar… it’s all my real family…
kawan-kawan frontier…bec..mandalasari..geekzfusion i love u all… sayang kita gag pernah berkumpul untuk ngobrolin betapa cintanya gwa sama kalian semua…hehehehehe
HAPPY VALENTINE DAY TO ALL MY FRIEND…..
Demoralisasi Mental…mental…mental
January 28, 2009
“beberapa mantan aktivis yang sempet menjadi idola gwa pas jaman mahasiswa tiba-tiba menjadi caleg di beberapa partai untuk pemilu 2009… dari pius ampek budiman sujatmiko plus dita indah sari… banyak teman bilang itu sebagai realita politik wajar-wajar saja dan bahkan mengacungi jempol pilihan mereka… gwa ngerasa tetep aneh aja… mungkin karena gwa emang sangat anti ama partai-partai yang ada.. ngeliat orang-orang yang berkeliaran yang itu-itu saja…susah ngarepin perubahan dari orang-orang kayak SBY yang sok kalem, Megawati yang banyakan diemnya istilah gwa “kemayu” (masak pdi-p bahasa kampanyenya – pilih presiden yang cantik-).. wiranto ,sri sultan, prabowo ampek bang yos… orang2 yang menurut gwa terbiasa ma kemapanan… itu penilaian gwa secara pribadi jadi sangat tidak pantas untuk diperdebatkan…sama kayak gwa memandang pasangan gwa lebih cakep daripada seluruh wanita di jagat ini…so subjektif”
Gwa suka ngeri aja ngeliat program-program tv.. ada yang mengklaim sebagai tv pemilu terus menjamurnya banyak program-program entah itu melalui debat, diskusi sampai mengenal lebih jauh kehidupan pribadi “artis-artis” politik kita. But anyway it’s Ok.. demokrasi gitu lo… Tapi sering hati kecil gwa berontak… Atas nama demokrasi para “artis-artis” politik kita menaruh, memajang serta menempeli ruang-ruang publik dengan berbagai macam spanduk, baligho, stiker dengan tampang mereka … Kalo cakep mah ok.. ude tampang pas-pasan posenya juga yang itu-itu aja. membosankan.. gag banget de..hehehehe. Trus atas nama demokrasi juga dengan undang-undangnya mereka nyaranin buat nyoblos en akan dikasih penjara jika kite ngajakin orang buat golput… ude narsis maksa-maksa lagi.. Lalu gwa bertanya pada hati gwa…”gwa khan orangna golput.. tapi gag boleh ngajakin orang buat golput.. trus hak politik gwa untuk menyampaikan aspirasi golput diberangus.. lalu apa arti demokrasi?” pusing… ngajakin orang gag milih salah… mo milih orang-orangna yang salah (gag sesuai dengan ati gwa)… anjrit hak politik gwa diberangus sama orang-orang yang ngesahin tu undang-undang… SETANNNN….
BAGAIMANA MENJUAL PARTAI SAMA SEPERTI MENJUAL PEMBALUT
Iklan selalu menjadi pilihan utama perusahaan-perusahaan untuk mempromosikan produk-produknya. Dalam iklan gag pernah disebutkan kekurangan dari produkna (kecuali iklan rokok). Semua iklan di TV pasti bagus…digarap orang-orang profesional dan menghabiskan milyaran rupiah untuk menjaga citra and kenyamanan konsumen dalam persoalan cita rasa. Partai-partai yang beromzet milyaran rupiah berlomba-lomba menampilkan citra dan cita rasa yang mereka inginkan. Iklan mereka bersaing dengan iklan monyet ala xl.. cuminya indosat.. ampek tastenya star mild. Partai-partai kecil yang gag sanggup masuk tv mulai nyebar-nyebar spanduk, poster, stiker, kartu nama seantero negeri; bersaing dengan iklan sedot wc , cuci karpet and iklan jamu tradisional. Kalo nyangkut citra selamat kalian-kalian berhasil… gwa uda mulai terbiasa dengan senyum manis dari prabowo.. iklan-iklanna dari PKS.. ampek “keberhasilan-keberhasilan” program pemerintah dan dewan ala golkar dan demokrat. Sama kayak gwa terpesona ma iklanna julia estelle dengan pembalutnya… abizzz cakeppp bangeettt. Lagi-lagi hati gwa menjerit..”awas njung…tresno ono jalaran kulino…”. Otak gwa menerawang “karena kebiasa liat iklanna pandangan gwa tentang tokoh-tokoh diatas akan berubah.. megawati yang semula kemayu jadi ayu beneran..trus sby yang sok kalem jadi keliatan berwibawa banget… wuihh… siap-siap aja tokoh-tokoh idola gwa kayak dian sastro, titi kamal berubah menjadi prabowo, wiranto ampek bang yos.” TIDAK… mudah-mudahan cuman kesalahan terawangan otak gwa.. Demoralisasi nie kayakna gwa…Dalam slot politik pengennya gwa punya tokoh yang benar-benar menunjukkan bahwa die bisa menyelesaikan semua masalah yang ada di indonesia en mampu bawa nie negara ke masa depan yang lebih baik.. bukAN pada persoalan citra dan cita rasa semata.
Oh ya.. balek ke idola2 gwa waktu mahasiswa… kayakna ganti aja de… ude gag keliatan cakep lagi si pius.. budiman ma mbak dita… karena gwa masih percaya perubahan dateng dari tanah ini… bukan dari kursi yang kalian perebutkan…
Not be too difficult to do good. It is more difficult to be good
January 28, 2009
“seminggu ini gwa ngerasa udah banyak sekali berbuat kebaikan… mulai dari nolongin temen bikin undangan pernikahan, nengokin temen yang lagi sakit, sholat, ampek ngajakin brui-brui karaokean bareng.. tapi gwa masih ngerasa gwa kog gak be good nie… “
Masih aja diotak gwa ada pikiran-pikiran nyeleneh yang kalo diomongin bisa nyesekin ati temen-temen bahkan tuhan gwa..gwa belum bisa sepenuh hati untuk melakukan perbuatan-perbuatan baek itu.. akhirnya karena gag sepenuh hati hasil dari undangan pernikahan jadi ancur (kalo yang nie bukan sepenuhnya bukan kesalahan gwa..orang modelnya juga kurang mendukung ehheheheh..), gwa nengokin klien just say hallo and absen doang dan berharap dengan ngunjungin doi gwa dapat nilai plus en lebih lama bekerja sama serta projek-projekna jadi lancar….sholat juga masih mikir yang macem-macem ma tuhan minta ini minta itu yang kalo diketik bisa jadi 2 lembar kertas a4..terus karaokean juga kebetulan ada temen yang agag reseh en norak banget…gwa jadi mikir terus selama karaokean ngapain gwa bawa makhluk yang satu nie….
Disaat orang-orang dari anggota DPR, partai-partai politik, bapak menteri sampai bapak presiden berusaha mengesankan bahwa merekalah yang to do good and to be good juga. Gwa jadi mikir apa mereka juga gag punya pemikiran yang nyeleneh kayak gwa diatas… ONLY GOD KNOWS IT ….. eh ada temen yang protes .. katanya “kita juga sama-sama tahu mereka seperti itu biar dipilih en di coblos eh di centang..” Terpaksa gwa cut kata-katanya ampek dicentang kalo diteruskan it’s not too good word.. :p
Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin.
Gwa memimpikan di Indonesia ada seorang yang seperti mother teressa…. gag kenal lelah walaupun di gerogoti oleh penyakit untuk menolong orang-orang miskin… dedikasina yang tinggi terhadap apa yang menjadi “impian”nya membuat gwa malu. Kalo untuk membikinkan seorang brui surat undangan aja gwa ngegrundel dalam hati… gimana perasaan gwa kalo ngurusin ribuan orang miskin dengan berbagai macam permasalahannya…dari kelaparan ampek penyakit menular.. wuihh…
Didalam hubungan dengan pasangan pun gwa jadi bertanya-tanya…gwa mau nganterin doi jalan-jalan keliling Bali…. ngirimin hadiah yang gag jelas… nelpon malem-malem gag jelas…mengirimi ribuan sms mesra..ampek memotong pendek rambut gwa… demi doi atau demi menguasai doi ?? kalo doi kemudian bukan menjadi pasangan gwa maukah gwa ngelakuin yang uda doi bilang ?? apakah gwa bener-bener mencintai doi ?? temen gwa nyerocos lagi.. “cinta butuh to do good brui… kalo jadi bisa to be good kalo gag jadi say good bye”… hahahhahaha jawaban pragmatis.. tapi yang pragmatis menjadi pilihan kalo pilihan lain merugikan kita..:p indonesia sekali…
Gwa pengen menjadi to be good dihadapan pasangan gwa… membuat doi senyaman mungkin bersama gwa… dan menyakinkan pasangan gwa bahwa gwa adalah makhluk yang paling cihuy buat doi.. (mulai agag2 fascist nie…:p). Dilain sisi gwa ragu bisa gag gwa to be good ??…. If we really want to love we must learn how to forgive.We have only today. Let us begin..
Ngurus jadi orang baek en berbuat baek aja susah trus gimana gwa bisa jadi anggota dewan ribettt… JANGAN CENTANG SAYA… gwa juga gag punya keberanian untuk menjadi anggota dewan sebelum gwa to be good….. Gwa juga gag berminat karena gag punya duit brui .. mending duit gwa digunain buat pedicure..menicure…hehehehhe.. terus pas gwa ketik REG spasi MANJUR gwa gag boleh dekat-dekat dengan orang-orang yang masih berbau orde baru ntar ketularan katanya…
New Year, New You? Nice Try
January 4, 2009
I AM not adopted; I have mysterious origins.
It’s easy to make a resolution, but harder to keep it. Experience says so.
Time between 25 until 2.. for prepare new year party..it called “nice try to new relationship”
Menempuh jarah 500 km dengan perjalanan darat.. 12 jam bengong ngeliatin ac bus yang makin kenceng…
kehabisan tiket pesawat..kelaperan di pelabuhan penyeberangan.. mata sipit keasepan kenalpot bus kota
(..hahaha.. don’t say i dont miss u..)
Time between 25 until 2.. “start with big changes and hope, not small ones”.
nyeruput jus tomat buatan sendiri yang rasana asem-asem gimana gitu…nyokap bilang not romantic lunch with “rujak”.. ( yup.. called my name.. i dont care mom..)
mancal motor pinjeman dari adek.. mencoba untuk biasa aja kaleee.. my brown eyes and short cut hair..jaket polo..t-shirt “trust me”.. badan kecil kurus.. perut kayak televisi layar datar.. hehehe not to bad..
jadi tukang ojek keliling… mulai bosen dengan kesendirian…happy with situation itu yang gwa rasain..gag bisa lepas dari mata kamu..
Time between 25 until 2.. “dont listen to your feelings”. feeling lie
balek lagi ke bali… puas ngeliatin kamu tidur di bus..new year in kuta beach..ngopi bareng plus nungguin make-up pas pagi..jalan-jalan sukawati..kintamani..tanah lot..dinner at centro yang menyebalkan ( mie payah plus nasi kaku kayak batu..).. simple new year.. gag ada pesta kembang api.. gag ada acara peluk-pelukan.. gag ada konser musik… bule gag jelas.. bir bintang gag jelas… jalan kaki ampek pegel gag jelas juga..(tetep menjadi taon baru yang menyenangkan bwat gwa) meminjam istilahnya si johan “karena jika CANTIK adalah penilaian yang diberikan oleh orang lain, maka BAHAGIA adalah rasa yang cuman kita yang bisa rasain…”
My World is Full With You.. Happy New Year
On a Ring And A Prayer
December 3, 2008
PLEASE listen carefully as this menu has changed.
For English press or say ”One.” Untuk bahasa Indonesia tekan atau ucapkan ”Dua.” For all other languages press or say ”Three.”
One.
Thank you for your interest in our service. If this is a true spiritual emergency, please hang up and dial the number on the upper left-hand corner of the mailing label of your last solicitation. Otherwise, please stay on the line and your prayers will be answered in the order in which they were received.
All right, let’s get started. For prayers of repentance press or say ”Two.” For prayers of supplication press or say ”Three.” For prayers of forgiveness press or say ”Four.” For prayers of serenity press or say ”Five.” For all other prayers press or say ”Six.”
I guess…Er…Supplic — three. Three. [3]
I think you said, ”Two.” Is this correct?
No.
I think you said, ”No.” Is this correct?
Yes.
O.K., let’s try that again. For prayers of repentance press or say ”Two.” For prayers of supplication press or say ”Three.” For prayers –
Three.
– of forgiveness –
Three! [3] [3]
– say ”Four.” For prayers of serenity press or say ”Five.” For all other prayers press or say ”Six.”
Three.
I think you said, ”Three.” Is this correct?
Yes. Correct. Yes.
All right, let me see if I can help you. Please say the category for which you are supplicating. For example, if you are praying for help with a personal life problem, say ”Problem.” If you are praying for a material object like a new BMW, say ”Car.”
Uh.
I’m sorry. I didn’t understand your answer. Please repeat your answer slowly and clearly.
It’s hard to describe. Things no longer make … sense …
I think you said, ”Vengeance.” Is this correct?
No.
Good, because Vengeance is mine. Please repeat your answer slowly and clearly.
Prob. Lem.
I think you said, ”Problem.” Is this correct?
Yes. Correct.
Thank you. Let me connect you to that department.
[Hold music: Pachelbel, ''Canon in D'' -- tenor sax version (Kenny G)]
Please stay on the line. Your prayer is important to us. Your wait time is approximately seven minutes.
[Hold music]
We’re sorry you are still on hold. We appreciate your patience and look forward to being of service.
[Hold music]
Thank you for holding. We apologize for the inconvenience. Please state the problem for which you would like help. For example, if you would like help healing someone who is sick, you could say, ”Illness.” If you would like help in making a woman who barely knows that you exist become interested in you romantically, you could say, ”Wingman.”
No more menus.
I’m sorry. I didn’t understand your answer. Please state the problem for which you would like help.
I want help without having to go through six levels of options.
I think you said you would like help with sexual dysfunction. Is this correct?
No.
I think you said, ”No.” Is this correct?
Yes.
O.K, please restate your problem. Speak slowly and clearly –
I’m sick of these menus.
I think you said you would like help curing a sickness. Is this correct?
No, no, these menus are driving me crazy.
I think you said you would like help dealing with a mental illness. Is this correct?
No. No, no!
I’m having difficulty understanding the problem for which you are seeking help. Please state your problem slowly and clearly.
My problem is … I … forgot why I called.
I think you said you no longer recall your problem. Is this correct?
I guess. I don’t know. Yes.
Excellent. We are pleased to have been of service. How else can we provide you with a wonderful day?
True Sweetheart and Standard Sweetheart
December 3, 2008
Berhubung ada seorang sohib gwa yang lagi patah hati en gwa berusaha menghibur hati doi nie … ( hehehe.. soalna gwa jelek-jelek gini juga pernah patah hati), gwa kasih di corat coret seperluna buat ngibur hati doi en juga pandangan gwa tentang “sweetheart” ajiipp…
Standard Sweetheart always remember smile on your face
True Sweetheart remember your tragic face too
Standard Sweetheart will bring you delicious food
True Sweetheart will prepare food what you like
Standard Sweetheart every second will waiting call from you
True Sweetheart every second always remember to call you
Standard Sweetheart always pray for your happiness
True Sweetheart always try to give you happiness
Standard Sweetheart hope you become different for her
True Sweetheart hope she become different for you
Standard Sweetheart very resentful if you call her in the night
True Sweetheart will ask you why you call her in the night
Standard Sweetheart will search you to discuss your trouble
True Sweetheart will search you to solve your trouble
Standard Sweetheart always think cause of discord
True Sweetheart solve cause of discord
Standard Sweetheart can see all what she do for you
True Sweetheart can see all what you do for her
Standard Sweetheart always want you be beside her all time
True Sweetheart always want in your beside all time
Standard Sweetheart will miss you if you so far
True Sweetheart always miss you even if you so near
* Semua orang sebaikna pernah patah hati…. sebaik kita pernah jatuh cinta.. anjrit jadi melo gini… dont curhat to me again shob.. bikin punyeng euy..
Just Want to Say Luv U
December 1, 2008
“berhubung gwa hanya punya sedikit pengalaman bercinta makana gwa selalu bercerita tentang temen gwa yang lagi kasmaran disatu sisi en takut kesepian di ruang lainna”
Gwa pengen menjadi orang yang sangat jujur akhir-akhir ini.. di epon klien gwa bilang malez karena gwa emang lagi malez (biasana nie gwa selama ini berkelit dengan segudang alesan.. yang lagi ketemu klien yang laen lah.. yang lagi pulang kampung lah.. juga bilang lupa lah ). Untuk berbohong ke klien emang gwa punya cadangan kalimat yang manis dibibir tapi menyusahkan diakhirna.. kerjaan gwa jadi numpuk en gag bisa konsen ma satu kerjaan. Lama kelamaan gwa bosen jadina bohong ma klien, selain takut dosa gwa juga ngeri satu saat gwa ketagihan ama bohong dan lupa gwa sedang berbohong. Ngeri juga kalo gwa ampek lupa gwa lagi boong.. bisa-bisa tiap kali gwa ngobrol ma orang entah itu orang tua , sodara, temen.. gwa selalu berbohong. wuihh.. idup gwa bisa diselimuti kegelapan.. ngeri ah.
Gwa gag mo cerita tentang beratna berusaha menjadi jujur.. but mo akhirna jujur or boong.. gwa udah berusaha menjadi jujur.. finally i can do that .. gag boong selama satu harian.. hehehehe.. sebuah keberhasilan menurut gwa yang tukang boong ini. lah gwa jadi binun sekarang gwa bangga karena gwa jujur or gwa bangga karena keberhasilan gwa ??
Cant Say Luv U
seorang temen sedang curhat tentang cinta ma gwa. ini sederhanana : Doi punya temen xewex akrab banget. doi bisa curhat tentang segalana ma tu xewex.. tentang kecenderungan doi yang bisex, tentang kesukaan doi nyimeng ampek tentang keinginan doi untuk mendekatkan diri ma tuhan.. tu xewex selalu ngadepin doi dengan obrolan-obrolan yang nyangkut diperasaan doi. ringan, penuh canda en good ending. Nah masalahna doi pengen nembak tu xewex.. cinta bersemi kala kata mampu meruntuhkan hati.. ce ileh.. gwa ikut terharu biru jadina. Dilain sisi doi takut kehilangan temen ngobrol yang sangat deket kalo tu xewex jadi pacar doi.. Nah lo…
Gwa sie nyaranin doi baca stensilanna freddy s … hehehhe salah ya ?.
Say Luv U
nah nie gwa punya cerita sendiri… gwa pernah punya pacar beberapa tahun lalu.. setelah pacaran udah berapa ribu kalimat luv u meluncur dari bibir dari sms ato dari epon gwa ke doi. Tiap kali ketemu bilang luv u.. sms bilang luv u.. epon bilang luv u.. chatting bilang luv u.. surat-suratan bilang luv u ampek mo makan aja kalo gag bilang luv u duluan jadi kurang bergairah makanna.. Entah karena bosen ato rasa cinte gwa mulai berkurang dan lama-lama ilang ma mantan gwa tu.. gwa rada-rada enek ma kalimat luv u.. but gwa tetep say luv u ma mantan gwa tu tiap kali ketemu, epon ma sms padaal dah gag cinte. Ampek gwa putus en kemudian jatuh cinte lagi gwa baru stop bilang luv u ma mantan gwa.. kalo bilang mah bisa ditabokin ma pacar gwa hehehehe. Nah setelah single lagi kayak sekarang untungna gwa gag pernah ketemu, smsan epon ma mantan gwa tu.. kalo gag bisa jadi gwa bisa bilang luv u again :d ( uda kebiasaan pa ngerep yach..)
Temen gwa berusaha jujur ma kasmaran disatu sisi en takut kesepian di ruang lainna.. akhirna gag berani bilang luv u.. gwa berani bilang luv u ampek ribuan kali but boong ma diri gwa sendiri.. menyedihkan yach.. kalo bisa sie enakan bilang luv u ampek ribuan kalee but jujur.. punya orang yang dicintai sekaligus teman curhat yang cihuy.. Nice Dream
Satu Hal yang Pasti dari Masa Depan adalah Kematian
November 23, 2008
”Mas, aku takut tentang masa depan. Kok tiba-tiba saja perasaan itu datang.Kok semuanya sekarang menjadi begitu kacaunya.”
Sepenggal sms adik gwa mengusik rutinitas gwa yang begitu menyebalkan. Gwa dalam keadaan begitu positifnya. Gwa tetap melanjutkan rapat berapi-api itu yang apinya mungkin sudah mengecil sedikit. Setelah selesai, Gwa tak juga menjawab SMS adik gwa. Gwa membutuhkan waktu untuk merenung kembali apa benar demikian adanya. Apakah benar masa depan akan begitu kacaunya? Sementara gwa ini manusia yang tak pernah memikirkan masa depan. Gwa hanya hidup sehari untuk sehari. Kejadian yang sehari ya dilakoni sehari itu saja. Mau rencana Gwa gagal kek, mau berhasil seperti yang gwa harapkan kek, ya gwa diam saja, gwa jalani saja.
Tadi malem pas malem minggu, gwa diajak teman buat sekedar nongkrong direstaurant favourite doi. Ditemani wanita-wanita yang sepertinya jadi ciri khas doi gwa berusaha serilek-rileknya ngadepin situasi ini. Gile.. doi ditemenin beberapa wanita.. gwa ngentang… Doi menanyakan apa rencana gwa ke depan. Kemudian doi menjawab pertanyaannya sendiri. ”O ya… gwa lupa lo kan enggak pernah merencanakan masa depan ya?” prett..
Maka sebagai orang yang tak ”punya” masa depan, mendapat SMS bernada frustrasi semacam itu gwa jadi kelabakan sendiri. Tentu gwa bukan orang yang masa bodoh. Bahwa Krisis gobal , gempa bumi di seantero tanah air merenggut nyawa demikian banyaknya, peperangan terjadi, kita senang bermusuhan, menjatuhkan, senangnya merekayasa hidup orang lain, tak suka melihat orang lain sukses dan senang, mau monopoli, hutan dirusak, korupsi di mana-mana, gwa tak buta tentang itu semua.
Jujur sama Masa Depan
Gwa baca artikel di majalah Fortune edisi September 2008, ”Prada Goes Shopping-For Money”. Untuk dapat bersaing di dunia mode, rumah mode itu memerlukan dana segar, selain itu untuk membayar utang. Awal tragedi itu gara-gara rumah mode ini memiliki saham di tiga rumah mode lain dan satu rumah sepatu. Fortune menjelaskan demikian. Prada, however lacked the capital and managerialstrength to cultivate those acquisitions. And that’s when the trouble started. ”Prada has too much debt,” kata Frederico Lalatta dari Boston Consulting Group. ”If they can’t go public, they will be walking a fine line,” jelas dia lagi.
Dalam majalah itu dibeberkan juga, Pak Bertelli, suami Ibu Miuccia Prada, seorang yang temperamental dan yang telah membuat banyak eksekutifnya tak bertahan lama bekerja bersama dia. But his management style—marked by temper tantrum and a tendency to micromanage—has led to high turnover among Prada’s executives. Bertelli flew into a rage because the sheetrock was uneven. To express his displeasure he smashed a mirror that was hanging on the wall. ”You need a certain personality to work for the company,” kata Brian Hence yang bisa bertahan sepuluh tahun bekerja untuk dia sebelum menjadi presiden rumah sepatu kondang, Jimmy Choo, Amerika.
Awalnya gwa berpikir, apakah citra rumah mode ini tak akan babak belur setelah liputan itu dibeberkan ke seluruh dunia? Maklum, buat masyarakat mode citra itu pentingnya luar ”binasa”. Bahkan menjadi munafik sekalipun tampaknya malah sebuah kebenaran. Dan kalau mengingat pelajaran nonformal di kafe dari teman-teman gwa yang bekerja sebagai humas, maka liputan mengenai kejujuran macam begini adalah tindakan yang mencoreng muka.
Namun, gwa merasa kejujuran dalam liputan itu memberi gwa sesuatu, terutama sekarang gwa mendadak harus mengurus perusahaan peninggalan keluarga. Gwa belajar gwa tak boleh temperamental lagi, harus berhati-hati membelanjakan uang perusahaan dalam mengembangkan bisnis, dan sejuta masukan yang sangat berarti.
Buat gwa kejujuran macam ini bak pahlawan karena umumnya yang gwa baca di majalah semacam Fortune adalah kehebatan seorang pemimpin, tak pernah membeberkan kelemahannya untuk menjadi pelajaran.
Makanya gwa suka bingung. Di sini, kejujuran diusahakan sebisa mungkin ditutup, di luar dibuka habis-habisan. Terus gwa cuma bertanya buat apa yang di sini ditutup, lha wong gwa juga berlangganan majalah luar. Dari sanalah saya mengetahui Carla Bruni itu siapa, Obama itu latar belakangnya macam apa, dan pacar Marc Jacobs itu jenis kelaminnya seperti apa. hek..hek..hek.
Jadi, kejujuran yang tampaknya negatif pun ternyata bisa memberi sumbangan positif buat orang lain, meski harus diakui yang negatif memang lebih enak dijadikan bahan gosip. Itu mungkin yang membuat orang tak berani jujur, meski tahu itu bisa membantu orang lain.
Gwa senang membuat citra karena tampak luar yang sesaat itu penting. Bicara diatur, senyum diatur, kalimat yang saya gunakan mengambang meski masih ada nilai kebenarannya. Pokoknya gwa bisa cerdik seperti ular dan disaat yang sama terlihat tulus seperti merpati. Memesona itu penting, tetapi gwa harus juga berpikir, kalau gwa terus begitu lama-lama lupa gwa ini bukan sedang membuka rumah kecantikan dua puluh empat jam.
Masa Depan Suram
Sebelum gwa tiba di tempat tidur siang ini, gwa mengambil kesimpulan. Masa depan itu suram karena gwa yang akan menyambut masa depan itu sekarang saja sudah suram. Bahkan kalau mau jujur, gwa memang berencana menyuramkan masa depan dengan melakukan kesuraman mulai sekarang. Dan sayang seribu sayang, yang melakukan itu ternyata gwa. gwa yang jadi biang keroknya. Sedihnya, biang keroknya adalah manusia yang mengaku well educated, pandai, dan bermartabak. Eh… salah bermartabat, maksudnya.
Mungkin banyak dari Anda sudah mendapatkan cerita mulia ini. Semoga Anda tak bosan kalau gwa mengulanginya
A man went to a barbershop to have his hair cut and his beard trimmed. As the barber began to work, they began to have a good conversation. They talked about so many things and various subjects. When they eventually touched on the subject of God, the barber said: ”I don’t believe that God exists.” ”Why do you say that?” asked the customer. ”Well, you just have to go out in the street to realize that God doesn’t exist.”
”Tell me, if God exists, would there be so many sick people? Would there be abandoned children? If God existed, there would be neither suffering nor pain. I can’t imagine a loving God who would allow all of these things.”
The customer thought for a moment, but didn’t respond because he didn’t want to start an argument. The barber finished his job and the customer left the shop. Just after he left the barbershop, he saw a man in the street with long, stringy, dirty hair and an untrimmed beard.
He looked dirty and unkempt. The customer turned back and entered the barber shop again and he said to the barber, ”You know what? Barbers do not exist.” ”How can you say that?” asked the surprised barber. ”I am here, and I am a barber. And I just worked on you!” ”No!” the customer exclaimed. ”Barbers don’t exist because that man outside.”
”Ah, but barbers do exist! That’s what happens when people do not come to me.” ”Exactly!” affirmed the customer. ”That’s the point! God, too, does exist! That’s what happens when people do not go to Him and don’t look to Him for help. That’s why there’s so much pain and suffering in the world.”
Banyak orang berambisi mengubah dunia, tetapi sedikit orang berpikir mengubah dirinya sendiri
November 23, 2008
Gwa mungkin hanya seorang pemimpi. Yang memimpikan duduk berdua menikmati petang di teras depan rumah mungil kami. Melihat anak-anak bermain dibawah pohon mangga. Juga senja 25 tahun lagi, setelah keriput menjemput, ketika kami menunggu anak-anak pulang di tempat yang sama. Hanya itu tak lebih tak kurang.
Satu teman gwa akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pacarnya yang sudah sekitar 3.5 tahun berjalan. Cukup mengejutkan. Karena dari kami segerombolan gwa pikir pasangan merekalah yang akan melenggang dengan pasti ke taraf serius, lebih dari pacaran. Pasangan yang saling melengkapi klo gwa menyebut mereka, cowoknya kalem, ngemong, tenang, santai menghadapi hidup. Sementara teman gwa lebih ambisius, sedikit cepat panik dan perfeksionis.
Dalam satu kesempatan gwa bertanya kenapa harus mengambil keputusan itu. Jawabannya sedikit membuat gwa menyerngitkan dahi, cowoknya belum juga lulus kuliah. Satu sisi, gwa sangat bisa memahami itu. Mengingat teman gwa sekarang sedang merintis karir di salah satu bank pemerintah terbesar Indonesia. Sangat bisa dipahami. Tapi sisi lain otak kecil gwa terpekur, wuizzz… dunia makin materialistis dan kemapanan menjadi pilihan cewek-cewek (termasuk temen gwa). hehehhehe… pilihan praktis untuk idup yang praktis. idup yang praktis mah enak.. mo jalan2 ke luar negeri tinggal pesen tiket, mo beli boil baru tinggal order.. mo di temenin xewex2 keren sepanjang hari tinggal booking.. gag perlu mikirin keruwetan idup yang memaksa otak buat berpikir “besok makan apa ??” , ato “eh jemuran da diangkat lom ya.. ntar diembat maling” RIBET..
Di satu kesempatan yang berbeda, gwa berbincang dengan teman yang lain di satu chatroom. Doi bercerita bahwa doi sedang dekat dengan dua orang cowok. Satu teman masa kecil, cinta pertamanya. Gwa tahu persis karena sejak pertama gwa kenal ma doi, doi sering menceritakan tentang cowok ini. Yang satu baru saja doi kenal. Teman gwa dihadapkan pada posisi harus memilih yang mana untuk ke tahap serius. Dan doi pilih yang kedua. Ketika gwa tanya mengapa, jawabnya sederhana, kemapanan. Gwa terdiam seribu bahasa. Dihantam kebingungan harus memilih kata. Karena tak bisa gwa pungkiri, engineer di oil company tentunya lebih menjanjikan dari pada karyawan perusahaan yang bahkan tak pernah gwa dengar namanya. Wuihh.. serem mah kalo xewex2 mikirnya kayak gini semua.. bisa terancam nie keidupan gwa. Gwa da ngerasa gwa akan diposisi cowok yang diputusin ma temen gwa yang pertama sekaligus juga cowok yang gag dipilih oleh temen gwa yang kedua. PESIMIS MAH KALO JADI XOWOX KERE..
“bagi xowok kere kalo dapet wanita keren segera nikahin.. keburu disamber xowox tajir. Uda gitu ada aja alasanna..dijodohin laa.. beda agama laa.. gag direstui orang tua laa… Anjing Tai Kucing Laa”
( ini ungkapan dXXXn… seorang shohib yang gag percaya ma pernikahan ) … Depresi banget kayakna
Mungkin pemikiran gwa terlalu kekanak-kanakan, meskipun gwa tidak lagi hidup dalam dunia polos mereka. Tapi bukankah kita juga tak perlu status sosial tertera di jidat kita untuk saling mengaitkan jari kelingking berjanji “through the best and worst of what is to come, until death do us part”?
Janji yang harusnya bisa kita tepati hanya dengan dua hal, komitmen dan tanggung jawab. eH kurang mas ternyata mobil, rumah, kapal pribadi, liburan keliling bulan lom disebutin lupa ya ??
Pertanyaan iseng
1. Pernah gag sie anaknya bill gates putus cinta ??
salam
kingamaya (thx da di post)