GLOBAL CRISIS WHO’S CARE ??
February 22, 2009
Bukankah francis fukuyama bilang ini adalah akhir dari suatu zaman…
setelah sesosok tuhan tidak lebih berharga dari beberapa lembar kertas…
setelah kita mulai terbiasa dengan kemacetan dan kebisingan dan mulai terasing dalam kesepian…
setelah tangisan anak-anak palestine tidak lebih menyayat daripada kisah termehek-mehek di trans tv…
setelah kemapanan menjadi jawaban terhadap semua persoalan yang ada di seluruh permukaan bumi ini…
setelah kelamin hanya buat buang air kecil dan penghias buku-buku marketing ala marketing in venus
setelah tidak ada lagi hal-hal yang ditutup-tutupi dan semuanya menjadi jelas…
Setelah kita mulai terbiasa dengan semua itu…ketakutan harusnya bukan bagian dari manusia…
Tolong sebutkan alasan kenapa kita harus takut pada krisis global…
Apakah karena nilai tukar rupiah dipermainkan seenaknya sendiri seperti sundal…
Apakah karena kita tidak punya ekonom sekaliber george soros yang cuman bisa ngeluarin kata-kata gombal…
Apakah karena kita keenakan dengan berbagai macam ritual sakral kayak pemilu, pilkada, pilgub yang biayanya bisa untuk membeli jutaan rudal….
Apakah karena kita takut hillary clinton tidak pernah lagi berkunjung kesini biar disebut loyal…
Apakah karena kita takut tidak bisa lagi menebak masa depan seperti game tribal…
Hey… common.. bahkan amerika serikat dipimpin oleh presiden yang berkulit hitam itu…
yang konon katanya pernah jadi anak menteng dan pernah bermain gundu…
Apakah selamanya kita menjadi bangsa yang bermental kuli dan serdadu…
Dengan segerombol orang yang menyebut dirinya pemimpin tapi bermental babu…
kewajiban dan hak kita sebagai warga negara sama yaitu mencontreng dan ikut pemilu…
seakan otak telah tergenangi oleh ribuan petasan dan air accu…
Ha..haha… haa… kita jadi bagian sejarah yang menjijikkan itu… >.<
Masa depan telah mati hari ini dan detik ini…
Seperti tenggelamnya siti fadilah supardi oleh kedigdayaan dukun cilik ponari…
Seperti kisah leonardo da vinci versus gereja katolik romawi…
Seperti islam begitu dicaci dan dibenci dibanyak belahan bumi…
Ketika buaian janji menjadi lebih penting dari reality
Ketika korupsi dan kolusi menjadi bagian kehidupan sehari-hari
Ketika globalisasi menjadi menu utama setiap sarapan pagi
Ketika mandiri dan percaya diri terhapus dengan berbagai macam regulasi dan omongan basi..