GLOBAL CRISIS WHO’S CARE ??

February 22, 2009

Bukankah francis fukuyama bilang ini adalah akhir dari suatu zaman…
setelah sesosok tuhan tidak lebih berharga dari beberapa lembar kertas…
setelah kita mulai terbiasa dengan kemacetan dan kebisingan dan mulai terasing dalam kesepian…
setelah tangisan anak-anak palestine tidak lebih menyayat daripada kisah termehek-mehek di trans tv…
setelah kemapanan menjadi jawaban terhadap semua persoalan yang ada di seluruh permukaan bumi ini…
setelah kelamin hanya buat buang air kecil dan penghias buku-buku marketing ala marketing in venus
setelah tidak ada lagi hal-hal yang ditutup-tutupi dan semuanya menjadi jelas…
Setelah kita mulai terbiasa dengan semua itu…ketakutan harusnya bukan bagian dari manusia…

Tolong sebutkan alasan kenapa kita harus takut pada krisis global…
Apakah karena nilai tukar rupiah dipermainkan seenaknya sendiri seperti sundal…
Apakah karena kita tidak punya ekonom sekaliber george soros yang cuman bisa ngeluarin kata-kata gombal…
Apakah karena kita keenakan dengan berbagai macam ritual sakral kayak pemilu, pilkada, pilgub yang biayanya bisa untuk membeli jutaan rudal….
Apakah karena kita takut hillary clinton tidak pernah lagi berkunjung kesini biar disebut loyal…
Apakah karena kita takut tidak bisa lagi menebak masa depan seperti game tribal…

Hey… common.. bahkan amerika serikat dipimpin oleh presiden yang berkulit hitam itu…
yang konon katanya pernah jadi anak menteng dan pernah bermain gundu…
Apakah selamanya kita menjadi bangsa yang bermental kuli dan serdadu…
Dengan segerombol orang yang menyebut dirinya pemimpin tapi bermental babu…
kewajiban dan hak kita sebagai warga negara sama yaitu mencontreng dan ikut pemilu…
seakan otak telah tergenangi oleh ribuan petasan dan air accu…
Ha..haha… haa… kita jadi bagian sejarah yang menjijikkan itu… >.<

Masa depan telah mati hari ini dan detik ini…
Seperti tenggelamnya siti fadilah supardi oleh kedigdayaan dukun cilik ponari…
Seperti kisah leonardo da vinci versus gereja katolik romawi…
Seperti islam begitu dicaci dan dibenci dibanyak belahan bumi…
Ketika buaian janji menjadi lebih penting dari reality
Ketika korupsi dan kolusi menjadi bagian kehidupan sehari-hari
Ketika globalisasi menjadi menu utama setiap sarapan pagi
Ketika mandiri dan percaya diri terhapus dengan berbagai macam regulasi dan omongan basi..

“Kasih sayang tak harus dirayakan pada tanggal 14 Februari. Tiap hari juga kita harus sayang sama siapapun…tapi kita perlu moment yang mengingatkan kita betapa kadang kita melupakan untuk mencintai semua orang”

Sejarah dunia mencatat hal-hal kekerasan justru terjadi pada Hari Kasih Sayang. Tahun 1929, misalnya, gangster kenamaan Al Capone merayakannya dengan membunuhi para kompetitornya dalam perang antar gang di Chicago, kota asal Presiden Obama. Peristiwa itu terkenal dengan “Valentine Day’s Massacre”(Pembantai di Hari Kasih Sayang).

Hari Kasih Sayang atau Valentine Day, merupakan hari “setengah hati” untuk dirayakan di Indonesia. Sebelum akhir 1970an, perayaan itu tak populer di negeri ini. Baru pada awal 1980an, berbagai terpaan media mulai membahas dan memperkenalkannya di Indonesia. Bagi sebagian kelompok orang dengan alasan keagamaan, merayakannya sebagai sebuah tradisi. Tetapi sebagian kalangan menentang karena ada motif paganisme.

Gwa sempat membaca spanduk disalah satu masjid di jakarta “say no to valentine..say yes to palestine”. Sebuah pemahaman yang membuat otak gwa berhenti berdenyut dan berhenti pada ruang pemaknaan yang kabur… hati kecil gwa menjerit enakan kali kalo “happy valentine to all palestine people… we love you..” atau “mari rayakan valentine…lupakan perang”…

Merayakan Valentine bersama beberapa old Camerade di Jakarta

Diiringi musik khas yang udah sekitar 1 tahunan gag pernah gwa denger like “ermy kulit”..”vina panduwinata”..”the rollies”… we are not rock star… beib want hear some stupid about “us”.. we says…”we are stupid family”… mengerjakan beberapa aktivitas yang menurut banyak orang gila… tapi kita menikmati kegilaan itu…”Dan terbenamnya matahari itu indah dan indah juga seluruh malam yang mengikutinya demikianlah adanya.
Maka, terjadilah demikian, seperti adanya….”

Gag pernah kebayang aja seumur idup valentinenan bareng mamok…akang…ebol plus adikna… nuh plus binina.. beib. talk about gandul…nelponin awang… ojieg..hasan.. we love you all.. ngobatin kekangenan dengan melihat senyum optimis dari masing-masing kawan yang bisa menggambarkan dunia seperti yang mereka inginkan… masih menebar mimpi tentang dunia yang lebih baik…. masih punya harapan tentang bagaimana menggapainya…. masih punya pikiran untuk mengerjakan hal-hal gila seperti dulu… masih punya spirit yang tak akan pudar dimakan usia… masih seperti dulu… cuma ruang dan waktu aja seolah-olah berputar terlalu cepat….

Gag ada bunga..coklat…romantic situation…candle light dinner… yang ada cuma love gaze eye … hanker… obrolan gag jelas…. spirit gag jelas… ketawa-ketiwi gag jelas.. but it’s my favourite valentine… i called “ngeliat senyum mamok menambah umur 1 hari”…

beib i love u…thx da nemenin untuk sekedar beromantisme
my friend i love u all… valentine membuat gwa sadar… it’s all my real family…
kawan-kawan frontier…bec..mandalasari..geekzfusion i love u all… sayang kita gag pernah berkumpul untuk ngobrolin betapa cintanya gwa sama kalian semua…hehehehehe

HAPPY VALENTINE DAY TO ALL MY FRIEND…..

If You Forget Me

February 13, 2009

I want you to know
one thing.

You know how this is:
if I look
at the crystal moon, at the red branch
of the slow autumn at my window,
if I touch
near the fire
the impalpable ash
or the wrinkled body of the log,
everything carries me to you,
as if everything that exists,
aromas, light, metals,
were little boats
that sail
toward those isles of yours that wait for me.

Well, now,
if little by little you stop loving me
I shall stop loving you little by little.

If suddenly
you forget me
do not look for me,
for I shall already have forgotten you.

If you think it long and mad,
the wind of banners
that passes through my life,
and you decide
to leave me at the shore
of the heart where I have roots,
remember
that on that day,
at that hour,
I shall lift my arms
and my roots will set off
to seek another land.

But
if each day,
each hour,
you feel that you are destined for me
with implacable sweetness,
if each day a flower
climbs up to your lips to seek me,
ah my love, ah my own,
in me all that fire is repeated,
in me nothing is extinguished or forgotten,
my love feeds on your love, beloved,
and as long as you live it will be in your arms
without leaving mine.

(Pablo Neruda)

Perempuan, datang menunjukan cangkir teh barunya.
tanpa basa-basi ia menyuruhku memilikinya…
Cinta itu ibarat cangkir teh yang tiap hari terhempas ke lantai dan pecah berantakan,
dan tiap pagi potongan-potongannya dikumpulkan kembali.
Dengan sepercik air dan kehangatan,
mereka disatukan dengan lem dan kembalilah cangkir teh itu seperti sediakala.

Orang yang sedang jatuh Cinta menghabiskan hidupnya menanti cemas akan datangnya suatu hari mengenaskan yaitu, saat cangkir kecil itu terhempas dan begitu berantakannya sampai tak mungkin lagi bisa disatukan.
Perempuan pergi sebagaimana ia datang,
mengulang penolakannya untuk di peluk atau dicium yang kini katanya “makin risi”.

Cinta tak lebih dari neraca rumit,
begitu kata Don Durito.
Di satu sisi ada hal-hal yang baik dan di sisi lainnya ada hal-hal yang buruk.
Cinta begitu besar sampai suatu waktu berat hal-hal yang baik mengungguli berat hal-hal yang buruk.

Orang yang sedang jatuh cinta,
menghabiskan hidupnya mengumpulkan berat dan kasih sayang pada sisi yang baik itu.
Ia begitu perhatian pada sisi yang ini sampai ia lupa tentang sisi yang punya berat hal-hal buruk.
Tak pernah bisa dimengerti…
bagaimana sebuah berat-yang bahkan kurang dari berat sehelai bulu
bisa menggeser keseimbangan ke sisi itu taktala seseorang terhempas oleh cinta,
meski takarannya pasti, biasa saja, namun tak tersembuhkan…

Aku merenung dan merokok…
Bulan ibarat kuku dari gading,
sepotong lilin yang tertelan cahaya dalam bahtera malam.
Ia jejakkan seutas garis telanjang di atas pegunungan,
lalu menerkam dengan kuatnya sampai cabikannya merobek-robek beberapa bintang…

(adaptasi dari dokumen perjuangan EZLN: Sub-Commandante Insurgence MarCos)

PS: *untuk kawan yang sedang di “rundung-biru”
“Katakanlah sayang Cinta itu ta’kan mati… karena Shakespeare hidup bersama kita”

-folks!

“beberapa mantan aktivis yang sempet menjadi idola gwa pas jaman mahasiswa tiba-tiba menjadi caleg di beberapa partai untuk pemilu 2009… dari pius ampek budiman sujatmiko plus dita indah sari… banyak teman bilang itu sebagai realita politik wajar-wajar saja dan bahkan mengacungi jempol pilihan mereka… gwa ngerasa tetep aneh aja… mungkin karena gwa emang sangat anti ama partai-partai yang ada.. ngeliat orang-orang yang berkeliaran yang itu-itu saja…susah ngarepin perubahan dari orang-orang kayak SBY yang sok kalem, Megawati yang banyakan diemnya istilah gwa “kemayu” (masak pdi-p bahasa kampanyenya – pilih presiden yang cantik-).. wiranto ,sri sultan, prabowo ampek bang yos… orang2 yang menurut gwa terbiasa ma kemapanan… itu penilaian gwa secara pribadi jadi sangat tidak pantas untuk diperdebatkan…sama kayak gwa memandang pasangan gwa lebih cakep daripada seluruh wanita di jagat ini…so subjektif”

Gwa suka ngeri aja ngeliat program-program tv.. ada yang mengklaim sebagai tv pemilu terus menjamurnya banyak program-program entah itu melalui debat, diskusi sampai mengenal lebih jauh kehidupan pribadi “artis-artis” politik kita. But anyway it’s Ok.. demokrasi gitu lo… Tapi sering hati kecil gwa berontak… Atas nama demokrasi para “artis-artis” politik kita menaruh, memajang serta menempeli ruang-ruang publik dengan berbagai macam spanduk, baligho, stiker dengan tampang mereka … Kalo cakep mah ok.. ude tampang pas-pasan posenya juga yang itu-itu aja. membosankan.. gag banget de..hehehehe. Trus atas nama demokrasi juga dengan undang-undangnya mereka nyaranin buat nyoblos en akan dikasih penjara jika kite ngajakin orang buat golput… ude narsis maksa-maksa lagi.. Lalu gwa bertanya pada hati gwa…”gwa khan orangna golput.. tapi gag boleh ngajakin orang buat golput.. trus hak politik gwa untuk menyampaikan aspirasi golput diberangus.. lalu apa arti demokrasi?” pusing… ngajakin orang gag milih salah… mo milih orang-orangna yang salah (gag sesuai dengan ati gwa)… anjrit hak politik gwa diberangus sama orang-orang yang ngesahin tu undang-undang… SETANNNN….

BAGAIMANA MENJUAL PARTAI SAMA SEPERTI MENJUAL PEMBALUT

Iklan selalu menjadi pilihan utama perusahaan-perusahaan untuk mempromosikan produk-produknya. Dalam iklan gag pernah disebutkan kekurangan dari produkna (kecuali iklan rokok). Semua iklan di TV pasti bagus…digarap orang-orang profesional dan menghabiskan milyaran rupiah untuk menjaga citra and kenyamanan konsumen dalam persoalan cita rasa. Partai-partai yang beromzet milyaran rupiah berlomba-lomba menampilkan citra dan cita rasa yang mereka inginkan. Iklan mereka bersaing dengan iklan monyet ala xl.. cuminya indosat.. ampek tastenya star mild. Partai-partai kecil yang gag sanggup masuk tv mulai nyebar-nyebar spanduk, poster, stiker, kartu nama seantero negeri; bersaing dengan iklan sedot wc , cuci karpet and iklan jamu tradisional. Kalo nyangkut citra selamat kalian-kalian berhasil… gwa uda mulai terbiasa dengan senyum manis dari prabowo.. iklan-iklanna dari PKS.. ampek “keberhasilan-keberhasilan” program pemerintah dan dewan ala golkar dan demokrat. Sama kayak gwa terpesona ma iklanna julia estelle dengan pembalutnya… abizzz cakeppp bangeettt. Lagi-lagi hati gwa menjerit..”awas njung…tresno ono jalaran kulino…”. Otak gwa menerawang “karena kebiasa liat iklanna pandangan gwa tentang tokoh-tokoh diatas akan berubah.. megawati yang semula kemayu jadi ayu beneran..trus sby yang sok kalem jadi keliatan berwibawa banget… wuihh… siap-siap aja tokoh-tokoh idola gwa kayak dian sastro, titi kamal berubah menjadi prabowo, wiranto ampek bang yos.” TIDAK… mudah-mudahan cuman kesalahan terawangan otak gwa.. Demoralisasi nie kayakna gwa…Dalam slot politik pengennya gwa punya tokoh yang benar-benar menunjukkan bahwa die bisa menyelesaikan semua masalah yang ada di indonesia en mampu bawa nie negara ke masa depan yang lebih baik.. bukAN pada persoalan citra dan cita rasa semata.

Oh ya.. balek ke idola2 gwa waktu mahasiswa… kayakna ganti aja de… ude gag keliatan cakep lagi si pius.. budiman ma mbak dita… karena gwa masih percaya perubahan dateng dari tanah ini… bukan dari kursi yang kalian perebutkan…

“seminggu ini gwa ngerasa udah banyak sekali berbuat kebaikan… mulai dari nolongin temen bikin undangan pernikahan, nengokin temen yang lagi sakit, sholat, ampek ngajakin brui-brui karaokean bareng.. tapi gwa masih ngerasa gwa kog gak be good nie… “

Masih aja diotak gwa ada pikiran-pikiran nyeleneh yang kalo diomongin bisa nyesekin ati temen-temen bahkan tuhan gwa..gwa belum bisa sepenuh hati untuk melakukan perbuatan-perbuatan baek itu.. akhirnya karena gag sepenuh hati hasil dari undangan pernikahan jadi ancur (kalo yang nie bukan sepenuhnya bukan kesalahan gwa..orang modelnya juga kurang mendukung ehheheheh..), gwa nengokin klien just say hallo and absen doang dan berharap dengan ngunjungin doi gwa dapat nilai plus en lebih lama bekerja sama serta projek-projekna jadi lancar….sholat juga masih mikir yang macem-macem ma tuhan minta ini minta itu yang kalo diketik bisa jadi 2 lembar kertas a4..terus karaokean juga kebetulan ada temen yang agag reseh en norak banget…gwa jadi mikir terus selama karaokean ngapain gwa bawa makhluk yang satu nie….

Disaat orang-orang dari anggota DPR, partai-partai politik, bapak menteri sampai bapak presiden berusaha mengesankan bahwa merekalah yang to do good and to be good juga. Gwa jadi mikir apa mereka juga gag punya pemikiran yang nyeleneh kayak gwa diatas… ONLY GOD KNOWS IT ….. eh ada temen yang protes .. katanya “kita juga sama-sama tahu mereka seperti itu biar dipilih en di coblos eh di centang..” Terpaksa gwa cut kata-katanya ampek dicentang kalo diteruskan it’s not too good word.. :p

Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin.

Gwa memimpikan di Indonesia ada seorang yang seperti mother teressa…. gag kenal lelah walaupun di gerogoti oleh penyakit untuk menolong orang-orang miskin… dedikasina yang tinggi terhadap apa yang menjadi “impian”nya membuat gwa malu. Kalo untuk membikinkan seorang brui surat undangan aja gwa ngegrundel dalam hati… gimana perasaan gwa kalo ngurusin ribuan orang miskin dengan berbagai macam permasalahannya…dari kelaparan ampek penyakit menular.. wuihh…

Didalam hubungan dengan pasangan pun gwa jadi bertanya-tanya…gwa mau nganterin doi jalan-jalan keliling Bali…. ngirimin hadiah yang gag jelas… nelpon malem-malem gag jelas…mengirimi ribuan sms mesra..ampek memotong pendek rambut gwa… demi doi atau demi menguasai doi ?? kalo doi kemudian bukan menjadi pasangan gwa maukah gwa ngelakuin yang uda doi bilang ?? apakah gwa bener-bener mencintai doi ?? temen gwa nyerocos lagi.. “cinta butuh to do good brui… kalo jadi bisa to be good kalo gag jadi say good bye”… hahahhahaha jawaban pragmatis.. tapi yang pragmatis menjadi pilihan kalo pilihan lain merugikan kita..:p indonesia sekali…

Gwa pengen menjadi to be good dihadapan pasangan gwa… membuat doi senyaman mungkin bersama gwa… dan menyakinkan pasangan gwa bahwa gwa adalah makhluk yang paling cihuy buat doi.. (mulai agag2 fascist nie…:p). Dilain sisi gwa ragu bisa gag gwa to be good ??…. If we really want to love we must learn how to forgive.We have only today. Let us begin..

Ngurus jadi orang baek en berbuat baek aja susah trus gimana gwa bisa jadi anggota dewan ribettt… JANGAN CENTANG SAYA… gwa juga gag punya keberanian untuk menjadi anggota dewan sebelum gwa to be good….. Gwa juga gag berminat karena gag punya duit brui .. mending duit gwa digunain buat pedicure..menicure…hehehehhe.. terus pas gwa ketik REG spasi MANJUR gwa gag boleh dekat-dekat dengan orang-orang yang masih berbau orde baru ntar ketularan katanya… :P

Just The Way You Are

January 16, 2009

Don’t go changing, to try and please me
You never let me down before
Don’t imagine you’re too familiar

And I don’t see you anymore
I wouldn’t leave you in times of trouble
We never could have come this far
I took the good times, I’ll take the bad times
I’ll take you just the way you are

Don’t go trying some new fashion
Don’t change the color of your hair
You always have my unspoken passion
Although I might not seem to care

I don’t want clever conversation
I never want to work that hard
I just want someone that I can talk to
I want you just the way you are.

I need to know that you will always be
The same old someone that I knew
What will it take ’till you believe in me
The way that I believe in you.

I said I love you, and that’s forever
And this I promise from the heart
I could not love you any better
I love you just the way you are.

I AM not adopted; I have mysterious origins.
It’s easy to make a resolution, but harder to keep it. Experience says so.

Time between 25 until 2.. for prepare new year party..it called “nice try to new relationship”
Menempuh jarah 500 km dengan perjalanan darat.. 12 jam bengong ngeliatin ac bus yang makin kenceng…
kehabisan tiket pesawat..kelaperan di pelabuhan penyeberangan.. mata sipit keasepan kenalpot bus kota
(..hahaha.. don’t say  i dont miss u..)

Time between 25 until 2.. “start with big changes and hope, not small ones”.
nyeruput jus tomat buatan sendiri yang rasana asem-asem gimana gitu…nyokap bilang not romantic lunch with “rujak”.. ( yup.. called my name.. i dont care mom..)
mancal motor pinjeman dari adek.. mencoba untuk biasa aja kaleee.. my brown eyes and short cut hair..jaket polo..t-shirt “trust me”.. badan kecil kurus.. perut kayak televisi layar datar.. hehehe not to bad..
jadi tukang ojek keliling… mulai bosen dengan kesendirian…happy with situation itu yang gwa rasain..gag bisa lepas dari mata kamu..

Time between 25 until 2.. “dont listen to your feelings”. feeling lie
balek lagi ke bali… puas ngeliatin kamu tidur di bus..new year in kuta beach..ngopi bareng plus nungguin make-up pas pagi..jalan-jalan sukawati..kintamani..tanah lot..dinner at centro yang menyebalkan ( mie payah plus nasi kaku kayak batu..).. simple new year.. gag ada pesta kembang api.. gag ada acara peluk-pelukan.. gag ada konser musik… bule gag jelas.. bir bintang gag jelas… jalan kaki ampek pegel gag jelas juga..(tetep menjadi taon baru yang menyenangkan bwat gwa) meminjam istilahnya si johan “karena jika CANTIK adalah penilaian yang diberikan oleh orang lain, maka BAHAGIA adalah rasa yang cuman kita yang bisa rasain…”

My World is Full With You.. Happy New Year

On a Ring And A Prayer

December 3, 2008

PLEASE listen carefully as this menu has changed.

For English press or say ”One.” Untuk bahasa Indonesia tekan atau ucapkan ”Dua.” For all other languages press or say ”Three.”

One.

Thank you for your interest in our service. If this is a true spiritual emergency, please hang up and dial the number on the upper left-hand corner of the mailing label of your last solicitation. Otherwise, please stay on the line and your prayers will be answered in the order in which they were received.

All right, let’s get started. For prayers of repentance press or say ”Two.” For prayers of supplication press or say ”Three.” For prayers of forgiveness press or say ”Four.” For prayers of serenity press or say ”Five.” For all other prayers press or say ”Six.”

I guess…Er…Supplic — three. Three. [3]

I think you said, ”Two.” Is this correct?

No.

I think you said, ”No.” Is this correct?

Yes.

O.K., let’s try that again. For prayers of repentance press or say ”Two.” For prayers of supplication press or say ”Three.” For prayers –

Three.

– of forgiveness –

Three! [3] [3]

– say ”Four.” For prayers of serenity press or say ”Five.” For all other prayers press or say ”Six.”

Three.

I think you said, ”Three.” Is this correct?

Yes. Correct. Yes.

All right, let me see if I can help you. Please say the category for which you are supplicating. For example, if you are praying for help with a personal life problem, say ”Problem.” If you are praying for a material object like a new BMW, say ”Car.”

Uh.

I’m sorry. I didn’t understand your answer. Please repeat your answer slowly and clearly.

It’s hard to describe. Things no longer make … sense …

I think you said, ”Vengeance.” Is this correct?

No.

Good, because Vengeance is mine. Please repeat your answer slowly and clearly.

Prob. Lem.

I think you said, ”Problem.” Is this correct?

Yes. Correct.

Thank you. Let me connect you to that department.

[Hold music: Pachelbel, ''Canon in D'' -- tenor sax version (Kenny G)]

Please stay on the line. Your prayer is important to us. Your wait time is approximately seven minutes.

[Hold music]

We’re sorry you are still on hold. We appreciate your patience and look forward to being of service.

[Hold music]

Thank you for holding. We apologize for the inconvenience. Please state the problem for which you would like help. For example, if you would like help healing someone who is sick, you could say, ”Illness.” If you would like help in making a woman who barely knows that you exist become interested in you romantically, you could say, ”Wingman.”

No more menus.

I’m sorry. I didn’t understand your answer. Please state the problem for which you would like help.

I want help without having to go through six levels of options.

I think you said you would like help with sexual dysfunction. Is this correct?

No.

I think you said, ”No.” Is this correct?

Yes.

O.K, please restate your problem. Speak slowly and clearly –

I’m sick of these menus.

I think you said you would like help curing a sickness. Is this correct?

No, no, these menus are driving me crazy.

I think you said you would like help dealing with a mental illness. Is this correct?

No. No, no!

I’m having difficulty understanding the problem for which you are seeking help. Please state your problem slowly and clearly.

My problem is … I … forgot why I called.

I think you said you no longer recall your problem. Is this correct?

I guess. I don’t know. Yes.

Excellent. We are pleased to have been of service. How else can we provide you with a wonderful day?

Berhubung ada seorang sohib gwa yang lagi patah hati en gwa berusaha menghibur hati doi nie … ( hehehe.. soalna gwa jelek-jelek gini juga pernah patah hati), gwa kasih di corat coret seperluna buat ngibur hati doi en juga pandangan gwa tentang “sweetheart” ajiipp…

Standard Sweetheart always remember smile on your face
True Sweetheart remember your tragic face too

Standard Sweetheart will bring you delicious food
True Sweetheart will prepare food what you like

Standard Sweetheart every second will waiting call from you
True Sweetheart every second always remember to call you

Standard Sweetheart always pray for your happiness
True Sweetheart always try to give you happiness

Standard Sweetheart hope you become different for her
True Sweetheart hope she become different for you

Standard Sweetheart very resentful if you call her in the night
True Sweetheart will ask you why you call her in the night

Standard Sweetheart will search you to discuss your trouble
True Sweetheart will search you to solve your trouble

Standard Sweetheart always think cause of discord
True Sweetheart solve cause of discord

Standard Sweetheart can see all what she do for you
True Sweetheart can see all what you do for her

Standard Sweetheart always want you be beside her all time
True Sweetheart always want in your beside all time

Standard Sweetheart will miss you if you so far
True Sweetheart always miss you even if you so near

* Semua orang sebaikna pernah patah hati…. sebaik kita pernah jatuh cinta.. anjrit jadi melo gini… dont curhat to me again shob.. bikin punyeng euy..